Keraguan Menulis di Media Selain Blog

Keraguan Menulis di Media Selain Blog – Saat belajar menulis blog, kita biasanya akan fokus membangun blog tersebut. Mulai dari membuat konten, membagikannya di sosial media sampai bagaimana caranya agar ada yang tertarik untuk mengajak kerjasama sehingga bisa menghasilkan dari blog. Ada banyak cara yang bisa dilakukan jika ingin membuat sebuah blog berkembang hingga mendatangkan uang, salah satunya adalah dengan konsisten menulis, bahkan di media selain blog.

keraguan menulis di media lain

Di salah satu sesi dalam Kopdar Webmaster From Zero To Hero 3 Pontianak, ada beberapa peserta yang mengaku tidak memiliki blog, namun mereka sudah aktif menulis di beberapa situs lain semisal Wattpad. Ternyata hal tersebut disambut baik oleh salah seorang pembicara, yang juga founder sebuah jasa digital marketing di Jakarta. Menurutnya itu adalah sebuah langkah yang baik untuk ‘expand’ ke platform selain blog.

Namun saat diminta untuk menulis di blog lain, terkadang muncul keraguan untuk melakukannya. Apalagi jika masih merasa kesulitan untuk membangun blog sendiri yang masih belum sesuai harapan. Keraguan tersebut disebabkan oleh hal-hal seperti berikut ini.

Gengsi membesarkan media lain

Beberapa portal informasi saat ini memberikan keleluasaan bagi pembacanya untuk ikut serta berkontribusi, menyajikan konten yang informatif dan bermanfaat bagi pengunjung yang lain, entah itu dengan video atau tulisan. Namun peluang itu sering kali menjadi keraguan dalam benak blogger yang masih dalam proses membangun. Ia khawatir jika langkah tersebut hanya akan membuat portal semakin besar, dan tidak memberikan sesuatu.

Padahal menulis di portal berita misalnya, tidak mesti mendapat balasan berupa uang. Keuntungan lain yang bisa didapat dengan menjadi penulis di sana adalah nama kita bisa dikenal oleh banyak orang, dan tulisan kita bisa dilihat serta dinikmati oleh visitor yang datang ke web tersebut. Selain itu juga bisa dijadikan kendaraan untuk mendatangkan traffic ke blog.

Jarang lolos moderasi

Meski memberikan kesempatan bagi anggotanya untuk menulis di tema-tema tertentu, pemilik media online biasanya menerapkan sistem moderasi, yang artinya tulisan yang sudah dibuat dan dikirim untuk kemudian tayang atau ‘naik online’ tidak langsung tampil saat itu juga. Tulisan tersebut akan masuk ke tim redaksi untuk diperiksa terlebih dahulu, jika sudah sesuai maka akan dipublikasikan.

Namun hal tersebut kadang membuat beberapa penulis enggan bahkan menyerah untuk menulis di media, sebab jarang tulisan mereka yang bisa lolos moderasi. Itu juga bukan tanpa alasan, sebab mungkin ada kebijakan konten yang luput dari pantauan penulis, sehingga tulisannya selalu ditolak oleh redaksi.

Kalah saing dengan penulis lain

Selain soal moderasi konten, kendala lainnya adalah kemampuan menulis yang terbatas membuat penulis pemula yang baru menulis di portal kalah saing dengan penulis lain. Apalagi kalau penulis lain itu sudah sangat berpengalaman dalam menulis, dan paham betul caranya untuk bisa lolos moderasi. Ini sering kali membuat semangat untuk mencoba jadi berkurang dan akhirnya memutuskan untuk fokus menulis di blog saja yang lebih bebas.

Hal di atas mungkin hanya sebagian kecil yang menjadi keraguan penulis blog atau blogger untuk menulis di media lain. Masing-masing orang mungkin memiliki alasan yang berbeda. Itu hanya beradasarkan pengamatan dari beberapa teman dan sedikit pengalaman pribadi yang sempat mencoba menulis di portal online.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *